Bahan Yang Bisa Digunakan Untuk Proses Ameliorasi Tanah

Proses ameliorasi adalah proses upaya pembenahan tingkat kesuburan tanah dengan menggunakan bahan-bahan tertentu. Proses ini bisa Anda lakukan jika menemukan lahan yang ingin ditanami ternyata kurang subur dan kurang nutrisinya atau karena lahan pertanian di sekitar lingkungan sudah makin sempit dengan banyaknya lahan yang sudah dijadikan bangunan. Bahan yang digunakan untuk proses ameliorasi adalah bahan yang organik, anorganik, maupun menggabungkan keduanya yang bisa disesuaikan dengan jenis tanahnya.

Bahan yang pertama yang bisa digunakan untuk ameliorasi adalah pupuk kandang. Pupuk dari kotoran hewan ternak ini bisa menyediakan tanah unsur hara makro  sehingga populasi mikroorganisme di tanah makin banyak. Selain itu pupuk kandang juga bisa memperbaiki sifat fisik tanah sehingga bagus digunakan untuk tanah yang berpasir. Bahan yang kedua adalah jerami padi yang cocok digunakan di lahan sawah yang terus menerus digunakan sehingga kehilangan zat nutrisinya. Membuat kompos dari jerami bisa dilakukan dengan metode ditumpuk dan dibalik, maupun dengan ditumpuk tanpa dibalik tapi menggunakan ventilasi. Anda bisa menggunakan dekomposer untuk mempercepat proses pematangan sehingga hanya membutuhkan waktu selama 19 hari.

Ameliorasi Tanah

Bahan anorganik yang bisa digunakan untuk ameliorasi adalah dolomit atau kapur yang cocok digunakan untuk lahan yang asam seperti lahan gambut atau lahan pasang surut. Fungsi dolomit adalah mengurangi keasaman tanah, menunjang aktivitas biologis di tanah, dan juga agar tanah bisa menyerap pupuk lebih optimal. Kemudian bahan lain yang digunakan untuk ameliorasi adalah zeolit yang merupakan bahan mineral non logam untuk menukar ion-ion yang ada di dalam tanah. Zeolit bisa digunakan dicampur dengan kapur, asam humat, urea, maupun pupuk organik. Anda juga bisa membuat kompos zeolit dengan menambahkan 10-30% zeolit ke pupuk organik atau pupuk kandang.

Bahan terakhir yang bisa membuat kualitas tanah jadi lebih baik untuk menanam adalah bahan biochar yang dibuat dari arang dengan sisa pembakaran tidak sempurna dan mengandung karbon yang tinggi. Fungsinya adalah untuk meningkatkan kadar pH, mengikat air dan unsur hara, meningkatkan aktivitas biota di dalam tanah, dan juga untuk menambah kelembaban dan kesuburan tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.