Cara Ampuh Mengatasi Penyakit Layu Pada Tanaman Cabe Dan Tomat

Layu pada tanaman cabe dan tomat merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur atau bakteri. Jika salah mengidentifikasi, maka akan keliru pula penanganannya. Jadi yang perlu kawan tani lakukan ketika melihat tanaman cabe atau tomatnya mengalami layu, maka temukan dulu penyebabnya. Penyakit layu ini dapat menyebar dengan sangat cepat apalagi saat musim hujan. Keasaman tanah diduga merupakan faktor utama yang sering menyebabkan jamur atau bakteri menyerang tanaman cabe atau toman kawan tani sekalian.

Penyakit layu terjadi karena infeksi jamur atau bakteri pada akar atau pangkal batang tanaman. Bakteri atau jamur fusarium berkoloni pada bagian bawah tanaman dan menghambat makanan yang diserap oleh akar menuju daun dan buah. Layu bakteri dan layu fusarium dapat dibedakan dari kondisi akar tanaman.

Dalam artikel ini kangtani akan memberikan beberapa bahasan tentang bagaimana cara mengatasi penyakit layu pada tanaman cabe dan tomat. Cabai dan tomat berasal dari family yang sama sehingga hama penyakit yang menyerang tidak jauh beda. Kangtani juga akan memberikan tips khusus bagaimana agar penyakit layu tidak menular ke tanaman lain bahkan ke lahan pertanian kawan tani.

Perbedaan Antara Layu Bakteri Dan Jamur Fusarium

Guna mengetahui apakah tanaman cabai atau tomat kita layu akibat bakteri atau fusarium, maka trik sederhana berikut ini dapat kawan tani terapkan. Pertama, cabut tanaman yang layu hingga ke akar paling ujung. Amati apakah akar membusuk atau mengering. Jika akarnya busuk (basah) maka dapat dipastikan itu adalah bakteri, biasanya baunya tidak enak. Jika akarnya kering berarti itu serangan jamur fusarium.

Cara membedakan layu bakteri dan fusarium
Cara Menguji Layu Bakteri

Selain cara di atas, ada cara lain yang lebih ilmiah. Kawan-kawan siapkan segelas air jernih di wadah yang jernih pula. Lalu potong batang yanaman cabai atau tomat bagian bawah (pangkal akar). Setelah terpotong, celupkan bagian yang dipotong tadi ke dalam air jernih, jika terdapat seperti lendir yang merembes ke air jernih, maka itu adalah bakteri. Tetapi jika tidak terdapat reaksi apapun, makaitu adalah jamur.

Penyebab Tanaman Cabai dan Tomat Layu

Berbeda dengan hama thrips atau kutu daun, penyakit layu biasanya menyerang ketika tanaman memasuki fase generatif. Pada fase ini tanaman membutuhkan energi yang lebih besar untuk menghasilkan bunga dan buah. Sehingga jika tidak diimbangi dengan vitamin yang memadahi dapat menyebabkan kerentanan terserang penyakit.

Layu fusarium pada cabe
Penyakit Layu Pada Cabe

Penyebab tanaman layu dapat juga berasal dari lahan yang terlalu asam. Kondisi tanah pada PH dibawah 5 akan menjadi tempat yang disukai bakteri maupun jamur. Keasaman tanah merupakan masalah utama di pertanian Indonesia saat ini karena penggunaan pupuk kimia yang terus-menerus tanpa perbaikan.

Selain dua hal diatas, penyakit layu juga dapat disebabkan aliran air yang digunakan untuk mengairi lahan. Di lahan sawah, sumber air utama adalah berasal dari sistem irigasi sungai yang digunakan secara bersama-sama. Apabila ada kontaminasi di dalamnya, maka penularan tidak dapat dihindarkan. Oleh sebab itu jangan membuang tanaman yang sudah layu ke parit atau sungai.

Layu pada tomat
Penyakit Layu pada Tomat

Obat Penyakit Layu Tanaman Cabe dan Tomat yang Ampuh

Sebelum kang Tani memberikan resep obat untuk mengatasi penyakit layu pada tanaman cabe dan tomat, ada yang harus kawan tani pahami. Yang pertama adalah, tanaman yang sudah terserang layu sangat mustahil untuk disembuhkan kecuali masih tahap awal. Yang dapat dilakukan adalah mencegah penularannya. Berikut beberapa cara pencehgahan penularan penyakit layu pada tanaman cabe dan tomat:

  1. Menaburkan kapur dolomit di lahan tanam sebelum dipasang mulsa dengan kadar skitar 15 Ton per hektar, tergantung kondisi PH tanah.
  2. Jangan gunakan pupuk N tinggi terlalu banyak ketika musim hujan
  3. Pastikan drainase (parit) cukup dalam untuk mengalirkan air keluar lahan. Cegah agar air tidak tergenang.
  4. Tabur fungisida dan bakterisida pada lubang tanam sebelum bibit dipindah tanam
  5. Gunakan benih unggul yang tahan layu

Setelah prosedur pencegahan anda lakukn, namun jika masih ada serangan layu pada cabe atau tomat, maka berikut adalah rekomendasi obat untuk layu yang dapat anda gunakan:

  1. Gunakan bakterisida jika penyebab layu adalah bakteri. Beberapa merk bakterisida yang dapat anda temui adalah Kasumin, Bactomycin, Plantomycin, dll. Rata-rata bakterisida berbahan aktif streptomisin 20% atau tembaga oksiklorida 75%. Penggunaan tembaga pada tanah yang berlebihan akan merusak unsur hara dan menyebabkan tanah rusak, jadi bijaklah dalam penggunannya. Cara aplikasinya cukup kocorkan larutan bakterisida ke akar tanaman, lakukan di sore hari.
  2. Gunakan fungisida untuk penyakit layu fusarium. Lebih bagus lagi gunakan fungisisda sistemik seperti benomil dan metalaxil. Cara aplikasinya hampir sama dengan bakterisida, kocorkan larutan ke akar tanaman pada sore hari.

Selama proses pengendalian penyakit layu, jangan dilakukan irigasi dahulu. Pengairan sementara lakukan dengan sistem kocor. Pastikan untuk mencabut dan membakar tanaman yang telah layu agar tidak menular ke lahan tetangga atau tanaman kita sendiri. Penyakit layu pada tanaman cabe dan tomat perlu diwaspadai saat musih hujan. Sehingga kawan tani jika menanam pada bulan-bulan dimana biasanya turun hujan, maka perlu dilakukan persiapan pencegahan seperti di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.