Cara Mengatasi Hewan Ternak Yang Terkena Antraks

Penyakit antraks atau anthrax adalah salah satu penyakit yang cukup menjadi momok di dunia peternakan. Tidak hanya bisa menyebabkan kematian pada hewan ternak, antraks juga bisa ditularkan ke manusia yang bisa terjadi antara lain lewat tiga cara yaitu dengan kontak kulit dengan bakteri penyebab antraks, melalui inhalasi atau menghirup spora penyebab antraks, dan juga melalui konsumsi daging dari ternak yang mengidap antraks.

Antraks atau yang disebut dengan radang limpa sendiri disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracus bisa masuk ke dalam tubuh hewan ternak melalui makanan dan minumannya yang sudah terkontaminasi, melalui tanah yang sudah tercemar, atau masuk melalui saluran pernapasan dan juga luka terbuka.

Penyakit Antraks pada Sapi

Gejala dan ciri-ciri hewan ternak yang mengidap penyakit antraks antara lain adalah:

  1. Gerakan ternak yang melambat dan terlihat kurang aktif
  2. Ternak mengalami demam, lemah, dan juga mudah ambruk
  3. Terjadi pendarahan pada beberapa bagian tubuh misalnya dari hidung, mulut, pori-pori, dan anus
  4. Ada pembengkakan di bagian bawah perut
  5. Diare karena bagian limpa ternak membengkak
  6. Ternak bisa mati mendadak jika penyakit tidak dideteksi sejak awal dan tidak segera ditangani

Berikut adalah hal yang harus Anda lakukan ketika ada hewan ternak yang terindikasi terkena antraks, agar tidak menularkannya ke ternak yang lain maupun menularkannya ke manusia:

  1. Lakukan karantina pada hewan ternak yang sudah terinfeksi di kandang yang terpisah dengan yang lain. Pastikan Anda mengenakan masker dan pakaian pelindung agar tidak terkontaminasi dengan bakteri antraks.
  2. Untuk hewan yang sudah terkena antraks berikan antibiotik dengan spektrum luas misalnya Penisilin G, Oxytetracylin, atau Streptomycin.
  3. Untuk ternak yang belum sakit, sebaiknya lakukan vaksin spora avirulen setiap tahun.
  4. Berikan pakan sapi pada bagian hijaunya saja jangan sampai ke akarnya
  5. Lakukan pengecekan dan juga bersihkan kandang secara teratur.
  6. Ketika melakukan kontak fisik atau ketika membersihkan kandang ternak sebaiknya gunakan masker, sarung tangan, dan juga sepatu boots karet agar tidak terkontaminasi dengan spora penyebab penyakit pada ternak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.