Cara Mengatasi Serangan Jamur Phytopthora capsici Di Tanaman Cabai Dan Tomat

Tanaman cabai dan tomat adalah dua tanaman yang cukup favorit ditekuni untuk perkebunan urban karena keduanya tidak membutuhkan lahan yang luas dan perawatan yang tidak sulit. Meski begitu tanaman ini juga memiliki ancaman penyakit sama seperti tanaman lainnya, salah satunya adalah serangan jamur Phytopthora capsici yang selain menyerang tanaman cabai dan tomat sebagai tanaman inangnya, jamur ini juga bisa menyerang tanaman terong, dan timun-timunan. Penyakit yang disebabkan oleh jamur ini juga disebut dengan nama busuk akar karena bagian akar tanaman yang tampak menjadi busuk meski jamur juga sebenarnya bisa merambat ke bagian tanaman yang lainnya.

Serangan hytopthora capsici pada daun cabai

Ciri-ciri tanaman yang terkena jamur patogen Phytopthora capsici ini antara lain adalah:

  1. Tanaman menjadi layu yang biasanya nampak pada bagian batang atau pangkal batang dan terlihat membusuk
  2. Pada bagian pangkal batang atau percabangan terdapat busuk kering kemudian diameternya menyempit dan berubah warna menjadi coklat kehitaman
  3. Buah yang dihasilkan dan juga daun tanaman menjadi gugur karena tangkai buah dan tangkai daun terkena infeksi jamur
  4. Buah yang terinfeksi terlihat busuk kebasahan dan agak keriput, seperti buah yang disiram dengan air panas.
Serangan hytopthora capsici pada daun tomat

Teknik pengendalian yang disarankan untuk mengatasi jamur Phytopthora capsici adalah:

  1. Melakukan sanitasi terhadap gulma-gulma yang tumbuh di sekitar tanaman utama
  2. Atur jarak tanam agar tidak terlalu rapat sehingga jika satu tanaman terinfeksi tidak langsung merambat ke tanaman yang lain
  3. Kurangi kelembaban dengan cara melakukan pemangkasan bagian daun di bawah
  4. Buat sistem drainase yang lebih efektif agar tidak ada penggenangan
  5. Langsung musnahkan bagian tanaman yang sudah terinfeksi
  6. Berikan fungisida yang mengandung bahan Dimetomorf, Folpet, Kloratalonil, Kaptan, Ziram, Mankozeb, Propineb,  atau Asibenzolar s-metil. Gunakan bahan perekat atau surfaktan saat musim penghujan agar fungisida tidak larut air hujan terutama untuk tanaman yang ditanam tanpa atap pelindung
  7. Pemilihan bibit unggul yang lebih toleran juga bisa jadi solusi untuk mengurangi resiko infeksi jamur Phytopthora capsici.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.