Inovasi Mesin Akobetor Untuk Penyiangan Gulma Tanpa Merusak Padi

Pada kegiatan bertanam padi di sawah, setelah bibit padi ditanam di lahan, maka langkah selanjutnya adalah memastikan tidak ada gulma yang mengganggu tanaman padi mendapatkan nutrisinya yang maksimal. Kegiatan menyiangi gulma pun jadi kegiatan sehari-hari para petani. Kegiatan penyiangan ini dilakukan untuk mencabut tanaman yang sakit, mengurangi persaingan dalam penyerapan unsur hara, mengurangi hambatan-hambatan produksi anakan, dan juga mengurangi persaingan dalam mendapatkan sinar matahari yang menembus permukaan air. Penyiangan bisa dilakukan dengan manual, menggunakan bahan kimia herbisida, atau menggunakan mesin. Namun penyiangan menggunakan mesin berisiko mengganggu tanaman pokoknya jika jarak tanamnya kurang pas.

Akobetor untuk Membersihkan Gulma

Masalah petani di desa saat ini adalah kurangnya tenaga kerja yang bisa melakukan kegiatan penyiangan di sawah apalagi jika dikerjakan secara manual. Oleh karena itu salah satu Abdi Tani di Purwakarta membuat alat penyiangan yang menggunakan motor mesin pemotong rumput yang disebut dengan AKOBETOR (Alat Kuswana Organik Ngarambet Pake Motor). Alat ini sudah dipatenkan  di Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Provinsi Jawa Barat. Desain alat ini dibuat sedemikian rupa agar ketika digunakan untuk menyiangi rumput atau tanaman pengganggu padi, tanaman pokoknya tidak rusak. Dengan demikian petani bisa melakukan kegiatan penyiangan dengan menggunakan mesin yang lebih aman terhadap tanaman pokoknya, bisa dilakukan dengan lebih cepat tanpa membutuhkan banyak tenaga manusia.

Akobetor memiliki cara kerja memotong dan merabut rumput atau gulma kemudian mengacak tanah di sekitar tempat tumbuhnya rumput. Alat ini pun sudah diujicobakan untuk dilihat performanya. Ternyata dari hasil pengujian, alat ini bisa menyiangi rumput hingga 98% tanpa merusak tanaman padi di sekitarnya. Tidak hanya itu, karena ia memiliki mekanisme kerja mengacak tanah di sekitar tempat tumbuh rumput, maka tanah yang habis disiangi menggunakan alat jadi lebih gembur. Selain itu Akobetor juga bisa mengusik OPT (organisme pengganggu tumbuhan) yang hidup di sekitar tanaman gulma. Beberapa OPT yang biasa merusak tanaman padi antara lain adalah wereng batang coklat, wereng daun hijau, ngengat, hama putih, dan ngengat penggerek batang padi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.