Jenis Tanah Sebagai Kunci Suksesnya Budidaya Hortikultura

hortikultura kini mulai banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Banyak masyarakat yang kini mulai berbondong – bondong untuk mencoba mengaplikasikan metode pembudidayaan ini. nah, tentunya dalam proses pembudidayaan ini pastinya memerlukan tanah bukan?

Tanah Budidaya

Maka dari itu, kali ini Saya akan membahas mengenai beberapa tanah yang dapat digunakan sebagai tanah untuk metode budidaya hortikultura, antara lain :

  • Tanah Alluvial

Tanah aluvial merupakan salah satu tanah yang dapat digunakan sebagai tanah untuk budidaya dengan metode hortikultura. Tanah ini dibentuk dari adanya endapan lumpur yang dibawa oleh aliran sungai sehingga akan banyak ditemukan pada kawasan hilir sungai. Tanah alluvial ini memiliki warna yang seperti coklat kelabu dan teksturnya mudah hancur.

  • Tanah Andosol

Tanah yang kedua yang digunakan sebagai tanah untuk hortikultura adalah tanah andosol yang merupakan tanah yang terbentuk karena adanya aktivitas vulkanisme yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi. Nah, oleh sebab itu, tanah andosol memiliki tingkat kesuburan yang sangat tinggi dibandingkan dengan tanah – tanah jenis yang lainnya.

  • Tanah Entisol

Tanah entisol sebenarnya memiliki kemiripan dengan tanah andosol. Tanah entisol ini berasal dari letusan gunung berapi yang materialnya lebih kecil misalnya seperti pasir, lahar, debu, dan bisa juga seperti lapilli. Tanah entisol ini memang merupakan tanah yang muda, namun namun memiliki tingkat kesuburan yang juga tinggi dan sangat baik untuk dijadikan tanah sebagai media hortikultura.

  • Tanah Organosol

Tanah organosol merupakan tanah yang organis yang dibentuk karena seringkali digenangi oleh air. Tanah organosol sendiri dibagi kedalam 2 jenis yakni gambut dan juga humus. Nah, untuk tanah organosol yang sering digunakan sebagai media hortikultura adalah tanah humus karena memang dikenal sebagai tanah yang subur untuk ditanami tumbuhan – tumbuhan lain.

  • Tanah Regosol

Tanah regosol merupakan jenis tanah yang berasal dari material gunung berapi namun memang belum sempurna perkembangannya. Meskipun tidak sesubur tanah sebelumnya, tapi tanah regosol masih dapat digunakan sebagai media hortikultura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.