Langkah Penting dalam Budidaya Tanaman Pangan

Sebagai salah satu sumber makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari, keberadaan tanaman pangan memiliki peran yang cukup penting sehingga budidayanya pun harus terus dilakukan.  Berbagai jenis tanaman pangan seperti umbi-umbian, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan buah-buahan memiliki teknik budidaya yang tidak berbeda jauh. 

Tanaman Pangan Umbi-Umbian

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengolahan lahan yang baik. Standar penyiapan lahan memenuhi beberapa kriteria seperti lahan terbebas dari pencemaran limbah beracun, lahan harus dicangkul/dibajak terlebih dahulu agar menjadi gembur sehingga perakaran dapat bertumbuh secara optimal dan disertai dengan penambahan pupuk/pengapuran sebagian bagian dari upaya untuk memperbaiki kesuburan tanah (jika diperlukan). Penyiapan lahan dapat dilakukan secara manual atau menggunakan bantuan mesin pertanian untuk skala yang lebih besar. 

Pangan Sehat

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman pangan adalah persiapan benih dan penanaman. Benih tanaman pangan pada umumnya dapat ditanam secara langsung tanpa melalui proses penyemaian (kecuali tanaman padi). Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, siapkanlah benih dengan kualitas unggul. Benih tersebut kemudian akan ditanam dengan menggunakan teknik pelubangan tanah dalam jarak tanam tertentu. Berikut ini beberapa aturan penanaman yang perlu dipatuhi:

  1. Penanaman benih harus mengikuti teknik budidaya yang sesuai meliputi kebutuhan benih per hektar, jarak tanam, jenis penanaman/budidaya dan varietas tanaman. 
  2. Penanaman dilakukan pada musim tanam yang tepat. 
  3. Penanaman dilakukan dengan beberapa tindakan antisipasi seperti menjaga agar tanaman tidak tergenang, kebanjiran ataupun kekeringan. 
  4. Berikan perlakuan sebaik mungkin pada benih sebelum ditanam untuk menghindari serangan OPT. 

Langkah yang ketiga adalah melakukan pemupukan. Setelah benih ditanam perlu dilakukan pemupukan untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemupukan dapat dilakukan secara sekaligus maupun bertahap sesuai dengan standar pemupukan untuk jenis tanaman tersebut. Pemberian pupuk harus dilakukan tepat waktu sesuai dengan tahap tumbuh dan kebutuhan tanaman serta kondisi lahan. Memberikan pupuk dalam takaran berlebih tidak dianjurkan jika tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, oleh karena itu pemberian pupuk juga harus dilakukan dalam jumlah takaran yang tepat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.