3 Jenis Pakan dan Nutrisi Yang Ampuh Untuk Budidaya Pembesaran Ikan Lele

Jika anda ingin sukses dalam budidaya ikan lele, maka perhitungan jenis pakan dan nutrisi harus diperhatikan. Jangan sampai nutrisi yang diberikan melalui pakan membuat anda rugi. Pemberian jenis nutrisi ikan lele yang tepat dan sesuai dosis sangat perlu diperhatikan bagi pembudidaya.

Terkadang kita senang sekali memberi makan ikan lele agar cepat besar, namun kita tidak tahu nutrisi yang tepat, sehingga mengakibatkan boncos karena pakan. berikut ini adalah nutrisi untuk ikan lele yang perlu anda ketahui.

  • Protein 35-40%
  • Lemak   9.5-10%
  • Karbohidrat 10-20%
  • Vitamin 0,25-0,40%
  • Mineral 1,0%

Jenis Pakan Ikan Lele Agar Cepat Besar

Jenis pakan yang diberikan merupakan hal utama yang wjib diperhatikan peternak lele, banyak ahli bahkan mengatakan sukses atau gagalnya budidaya lele ada pada jenis pakan yang diberikan.

Sebagaimana makhluk hidup lain, pakan merupakan sumber nutrisi untuk metabolisme ikan lele.  Ukuran ikan lele akan semakin besar dengan kalkulasi energi yang digunakan untuk metabolisme dan bergerak dikurangi dengan energi yang masih tersimpan.

Jadi peternak lele harus mengetahui kandungan nutrisi dan energi di dalam pakan, jangan hanya melihat berat dan ukuran dari pakan yang diberikan. Semakin besar kandungannya maka semakin dapat membantu pembesaran ikan lele.

Secara umum, terdapat 3 jenis pakan lele yang dapat diberikan yaitu alami, buatan dan pakan alternatif. Pada artikel ini kangtani akan coba jelaskan masing-masing secara gamblang.

Pakan Lele Alami

Sumber pakan alami berasal dari alam yang tersedia secara natural tanpa perlu dilakukan proses pembuatan oleh manusia. Contoh paling mudah adalah tanaman atau hewan kecil yang berkebangbiak di dalam kolam.

Menggunakan pakan alami tentu saja memberikan dampak penghematan kepada peternak, karena tersedia secara gratis di alam. Walaupun lele adalah ikan karnivora, tetapi sebenarnya ikan lele akan memakan jenis makanan apa saja. Berikut adalah jenis pakan alami yang cocok untuk budidaya pembesaran ikan lele:

Belatung atau Maggot

Belatung Maggot

Belatung maggot dari lalat hitam adalah belatung yang kami rekomendasikan untuk pakan alami ikan lele budidaya. Kandungan protein belatung sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk nutrisi pembesaran ikan lele, dan pastinya sangat disukai oleh ikan.

Pengaplikasiannya dapat diberikan secara mentah atau diolah dalam bentuk pelet. Dalam keadaan masih menjadi belatung (mentah) kandungan proteinnya mencapai 45%, sedangkan jika telah diolah menjadi pelet kadar proteinnya adalah 25-40%. Perbedaanya adalah jika dalam bentuk belatung mungkin sebagian orang jijik, namu jika dalam bentuk pelet lebih mudah umtuk dihandling.

Proses pengembangbiakan belatung maggot cukup cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 15-17 hari untuk memperoleh belatung maggot yang siap disajikan ke ikan lele. Jika anda peternak lele, kangtani sarankan anda masukkan program pembuatan pakan maggot ini dalam salah satu proses budidaya, karena dapat menambah dan meningkatkan efektifitas proses pembesaran ikan lele.

Nutrisi dari belatung maggot adalah sebagai berikut:

  • Bahan kering 30,47%
  • Protein kasar 42,98%
  • Lemak kasar 34,09%
  • Serat kasar 10,40%

Bekicot atau Keong Sawah

Keong Sawah atau Bekicot

Sebagai hewan karnivora, ikan lele sangat suka banyak protein sebagai asupan makanan untuk tumbuh. Keong sawah atau bekicot merupakan salah satu molusca yang dapat menjadi sumber protein alami bagi ikan lele.

Dikutip dari Situs Data Komposisi Pangan Indonesia (SDKPI) yang dipublikasikan oleh Kementrian Kesehatan RI, dalam 100 gram daging keong sawah mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Air 6,7 g
  • Energi 441 kalori (Kal)
  • Protein 48,7 g
  • Lemak 20,3 g
  • Karbohidrat 15,8 g
  • Abu (ASH) 8,4 g
  • Kalsium (Ca) 692 miligram (mg)
  • Fosfor (P) 523 mg
  • Besi (Fe) 16,6 mg
  • Retinol (Vit. A) 6 mikrogram (mcg)
  • Karoten Total (Re) 1,408 mcg
  • Thiamin (Vit. B1) 0,56 mg
  • Vitamin C (Vit. C) 69 mg

Cacing Tanah

Cacing Tanah

Cacing tanah menjadi makanan ikan yang sudah tidak asing bagi semua orang, hal ini lantaran karena cacing tanah memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Jika kawan tani menggunakan kolam tanah, cacing tanah ini dapat berkembang biak dengan alami di sekitar kolam, terlebih saat musim hujan, nampaknya peternak tidak perlu lagi bingung terkait penyediaan pakan alami ikan lele.

Cacing tanah mengandung 60-72% protein, oleh karena itu sangat efektif untuk pembesaran ikan lele. Cacing tanah mengandung beberapa nutrisi sebagai berikut

  • Protein kasar 60-72%
  • Lemak 7-10%
  • Abu 8-10%

Azolla microphylla

Azolla microphylla

Azolla microphylla adalah sejenis tanaman paku yang hidup di air tawar. Di sawah, tanaman ini dianggap gulma yang mengganggu sehingga sering dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Menariknya tanaman ini dapat diaplikasikan sebagai pakan lele dalam bentuk segar dan kering. Berikut adalah kandungan nutrisi azolla:

  • Nitrogen (N) 3-5%
  • Phosphor (P) 0,5-0,9 %
  • Kalium (K) 2 – 4,5 %
  • Sedangkan hara mikronya berupa
  • Calsium (Ca) 0,4 – 1 %,
  • Magnesium (Mg) 0,5 – 0,6 %,
  • Ferum (Fe) 0,06 – 0,26 % dan
  • Mangaan (Mn) 0,11 – 0,16 %

Pakan Lele Buatan

Pelet Pakan Ikan Buatan

Jenis pakan buatan merupakan produk pakan yang dibuat oleh manusia melalui proses formulasi menggunakan beberapa bahan secara masal atau industri agar didapatkan nutrisi yang sesuai untuk pembesaran ikan lele. Di pasaran, jenis pakan buatan yang banyak ditemukan adlah pelet.

Adanya sistem formulasi, maka pakan buatan seringkali dibuat menyesuaikan usia ikan lele. Hal ini karena pengolah pakan dapat mengontrol jumlah takaran nutrisi yang ada dalam pakan sesuai dengan kebutuhan ikan lele.

Secara praktis, pemberian pakan buatan ini cukup efektif, tetapi perlu diperhatikan masalah biaya yang harus dikeluarkan. Selain itu, pendampingan dengan makanan alami juga perlu dilakukan agar ikan lele memperoleh nutrisi yang lebih seimbang.

Mungkin yang perlu kawan tani perhatikan jika menggunakan pakan buatan adalah kandungan protein, sebagai hewan karnivora usahakan berikan pakan dengan kandungan protein diatas 30%.

Pakan Lele Alternatif

Pakan alternatif untuk budidaya ikan lele menjadi solusi ketika pakan alami susah diperoleh dan pakan buatan terlalu mahal harganya. Yang dimaksud dengan pakan alternatif di sini adalah pakan yang bersumber dari bahan lain selain alami dan buatan. Memang pakan alternatif tidak memberikan nutrisi yang cukup besar dibandingkanpakan alami dan buatan, namun pemberian pakan alternatif dapat membantu peternak dalam menghemat biaya. Sumber pakan ikan lele alternatif dapat diperoleh dari limbah hasil pertanian atau industri. Beberapa contohnya adalah:

  • Daging ayam atau unggas
  • Fermentasi ampas tahu
  • Dedak bekatul
  • Tepung-tepungan

Oke kawan tani, bagaimana sudah mendapat informasi menarik dari artikel ini tentang pilihan jenis pakan dan nutrisi untuk budidaya lele? Silahkan itnggalkan pertanyaan atau tanggapan melalui kolom komentar di bawah ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.